Home Pernikahan Adakah Doa Setelah Akad Nikah?

Adakah Doa Setelah Akad Nikah?

Pernikahan adalah hal yang sakral bagi kehidupan semua orang. Harapan dan Do’a sudah selayaknya dihadapkan kepada Allah untuk perlindunganNya dalam mengarungi bahtera pernikahan. Ada netizen yang mungkin bertanya apakah ada Do’a Setelah Akad Nikah?

Doa Setelah Akad Nikah

Mungkin sebelum kita menjawab hal ini kita perlu ketahui mengenai adab-adab yang ada dalam nikah yang memang perlu diketahui oleh kedua mempelai dan juga dipahami oleh keluarganya.

Perhatikan Adab Sebelum Akad Nikah

Pernikahan adalah tiada lain sebuah pengikatan perjanjian, ada hak dan kewajiban yang ada dalam wujud pengikatan ini. Segala hal yang dapat menyebabkan terganggunya prosesi akad nikah sebaiknya dihindarkan agar akad nikah dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan status pernikahan yang sah baik secara agama maupun di mata hukum negara.

Persiapkan Rukun dan Syarat Menikah

Persiapkan dan ketahui segala rukun dan syarat menikah yang bisa Anda pelajari di buku fiqih atau Anda juga bisa berkonsultasi ke Kantor Urusan Agama atau KUA di daerah Anda. Syarat sah-nya menikah adalah dengan adanya wali dari pihak perempuan dan dua orang saksi yang amanah.

Khutbah Sebelum Akad Nikah

Adanya khutbah sebelum nikah adalah merupakan salah saru adab dalam nikah yang sangat dianjurkan. Dalam khutbah nikah ada bacaan-bacaan yang disampaikan pada saat khutbah nikah dilaksanakan.

Hukum Membaca Syahadat dan Istigfar Ketika Hendak Akad Nikah

Adakah anjuran khusus untuk membaca syahadat ketika hendak akad? Tidak ada anjuran khusus untuk membaca syahadat ketika hendak melakukan akad nikah, termasuk anjuran untuk mengucapkan kalimat istigfar atau membaca surat al-fatihah.

Posisi Pengantin Wanita Ketika Akad Nikah

Bagaimana sebanyak adab pengantin wanita, apakah ikut dalam ruangan di mana prosesi akad nikah berlangsung? Karena biasanya ruang dalam akad ada banyak pria atau kaum lelaki yang bukan mahramnya, maka sebaiknya pengantin wanita tidak ada dalam ruangan tersebut atau berada di balik sebuah tabir yang menghalangi pandangan.

Kesalahan yang umum terjadi dimasyarakat adalah dengan menempatkan calon pengantin wanita berada di sebelah pengantin pria. Bahkan dalam beberapa adat, mereka diselimuti dengan sebuah kerudung di atasnya. Ini adalah hal yang salah, karena sejatinya mereka berdua belum suami istri pada saat akan melaksanakan akad nikah.

Adakah kalimat khusus untuk ijab kabul?

Tidak ada kalimat khusus, Anda dapat menggunakan kalimat yang umum digunakan di masyarakat sebagai kalimat ijab-kabul.

Prosesi Kemesraan Setelah Akad Nikah

Ada hal yang lazim dilakukan di masyarakat kita setelah akad nikah berlangsung adalah prosesi kemesraan antara kedua pengantin. Ini adalah hal yang salah, karena dapat mengumbar kemesraan dapat mengundang syahwat masyarakat yang menyaksikannya.

Apakah Akad Nikah Harus di Masjid?

Tidak ada anjuran khusus untuk menyelenggarakan akad nikah di Masjid. Beberapa ulama menyebutkan adanya Hadits terkait anjuran untuk akad nikah di masjid adalah Dhaif. Jadi pada dasarnya akad nikah dapat dilaksanakan di mana saja di tempat yang di nilai baik oleh masyarakat dan tidak terbatas hanya di Masjid.

Menyebutkan Mahar Ketika Akad Nikah

Ada anjuran yang kuat untuk menyebutkan mahar ketika akad nikah berlangsung. Hal ini untuk menghindarkan terjadinya perselisihan ketika di kemudian hari terjadi permasalahan. Namun demikian, akad nikah tanpa menyebutkan mahar tetap sah.

Ikuti Prosedur Pernikahan

Kementerian Agama melalui Kantor Urusan Agama (KUA) sudah mempunyai prosedur dan kelengkapan yang harus dipenuhi untuk pemenuhan administrasi pernikahan yang diakui oleh negara. Hanya saja hal ini tidaklah boleh dijadikan alasan untuk mempersulit rencana akad nikah.

Haruskah Melafalkan Ijab-Kabul dalam Sekali Nafas

Ada hal yang umum juga di masyarakat di mana ijab kabul dibacakan dalam satu kali tarikan nafas. Hal ini adalah hal yang tidak berdasar. Inti dari sah-nya ijab kabul adalah pernyataan dari masing-masing pihak bahwa wali pengantin telah menikahkan putrinya dengannya yang dilanjutkan dengan kesediaan dari pengantin laki-laki.

Lafadz Do’a Setelah Akad Nikah

Sangat dianjurkan untuk siapapun yang hadir menyaksikan pernikahan tersebut untuk mengucapkan do’a untuk pengantin adapun lafadz do’a yang dianjurkan adalah

بَارَكَ اللَّهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي الْخَيْرِ
Yang artinya:

“Semoga Allah memberkahimu di waktu senang dan memberkahimu di waktu susah, dan mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan.”

Kesimpulan

Demikian hal yang dapat kami sampaikan terkait Do’a setelah akad nikah yang sebenarnya Do’a ini diucapkan oleh orang lain dalam rangka memanjatkan harapan-harapan kebaikan bagi pengantin yang baru saja menikah.

Baca Juga: Sejarah Gajah Mada

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here